Arsip Tag: Puisi

Irikah diriku ?

Aku terlena akan waktu yang terlampau lama
Duri yang menusuk nan dalam di hati
Belum Kucabut untuk yang ke sekian kali

Aku terbuai oleh panah iri teruji
Ketika rasa itu mulai berlari lagi
Diriku ini terasa tersakiti kembali
Akankah aku akan berteriak kembali
Menenangkan kanan dan kiri rujukan pilu

Aku bosan, aku berusaha untuk waktu yang tersisa
Hidupku hanyalah terasa sebatang kara
Tanpa sahabat dan orang yang peduli dengan hidupku
Mereka lupa, mereka lalai

Aku sendiri……. 🙂

Iklan

Kopi Pagi Tersaji | Wahib Irawan

Berjalan memudar, rasa kantuk pun mulai sadar..

Meresapi indahnya pagi nan sunyi bak kota mati..

Aku pun lelah, membangunkan diri ini dari ikatan mimpi..

Kopi pagi, ide cepat nan dahsyat..

Semenjak surya datang, suasana pun hangat..

Belum terdengar mahligai hidupku..

Toh hidupku sebuah batang saja..

Aku sendiri, Aku lebih mandiri..

Melintasi sejenak lautan cinta penuh sesal..

Tak membuatku payah akan kegagalan menerpa diri..

Siapkan besi dan baja hati..

Akan tetap ingatkanku pada sang illahi..

Bosan Menjadi Istimewa

Biarpun dunia ini terus berputar, jangan biarkan waktu ini terlewatkan begitu saja.

Kita tau batas dan keistimewaan hidup itu bagaimana, tetapi untuk menjadi yang ‘paling’ itu tidak ada ukuran dan patokan.

Sekarang, anda pikirkan bagaimana rasa bosan sering mencampuri hidup anda. Tapi yang sebenarnya, bosan anda tidak akan berakibat buruk apabila pribadi anda sendiri dapat mengatur dan melakukan control yang tepat.

Berfikir untuk tidak bosan itu tidak mungkin, manusia tak pernah merasa puas dengan itu